Kampar, Busernusantarasorottv.com — Program Makan Bergizi Gratis (MBG) di Kabupaten Kampar, Riau, menjadi perhatian setelah sejumlah pelajar di wilayah Tapung dan Tapung Hulu mengalami gangguan kesehatan yang diduga berkaitan dengan makanan yang dikonsumsi.
Merespons kejadian tersebut, Satgas MBG Kabupaten Kampar memutuskan menghentikan sementara operasional Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) yang diduga terkait insiden. Penghentian dilakukan hingga hasil pemeriksaan laboratorium terhadap sampel makanan diketahui.
Ketua Satgas MBG Kampar yang juga Wakil Bupati Kampar, Dr. H. Misharti, S.Ag., M.Si., mengatakan keselamatan siswa menjadi prioritas utama pemerintah daerah.
“Kami sangat prihatin atas kejadian ini. Penanganan kesehatan para siswa menjadi perhatian utama,” ujar Misharti.
Menurutnya, Dinas Kesehatan bersama BBPOM telah melakukan pemeriksaan ke dapur penyedia MBG dan mengambil sejumlah sampel untuk diuji di laboratorium.
Operasional SPPG akan kembali dipertimbangkan setelah hasil pengujian keluar dan terdapat keputusan resmi dari Badan Gizi Nasional (BGN).
Insiden tersebut juga menjadi momentum evaluasi terhadap pengelolaan dapur MBG, termasuk penerapan standar operasional dan pemenuhan Sertifikat Laik Higiene Sanitasi (SLHS), guna memastikan makanan yang diberikan kepada siswa aman dan layak konsumsi.(Yohanes siregar)













