Bhabinkamtibmas Polsek Deli Tua Mediasi Konflik Pemuda Dipicu Saling Ejek di Media Sosial, Berakhir Damai

Berita106 Dilihat

Medan,// BNSTV

Respons cepat Bhabinkamtibmas Polsek Deli Tua bersama unsur tiga pilar berhasil meredam potensi konflik antar kelompok pemuda di Kelurahan Kwala Bekala, Kecamatan Medan Johor. Perselisihan yang dipicu saling ejek melalui media sosial diselesaikan melalui mekanisme problem solving dan mediasi secara kekeluargaan.

Mediasi digelar di Kantor Lurah Kwala Bekala, Jalan Luku II, Rabu (1/7/2026) malam. Kegiatan dipimpin Bhabinkamtibmas Kelurahan Kwala Bekala Aiptu P. Sihotang bersama Babinsa, perangkat kelurahan, serta kepala lingkungan sebagai bentuk sinergi tiga pilar dalam menjaga keamanan dan ketertiban masyarakat.

Perselisihan bermula ketika dua kelompok pemuda terlibat saling ejek melalui media sosial Instagram. Kesalahpahaman tersebut sempat menimbulkan keresahan di tengah masyarakat karena dikhawatirkan berkembang menjadi konflik yang lebih besar.

Atas inisiatif warga, kedua belah pihak kemudian dipertemukan dalam forum mediasi yang difasilitasi oleh Bhabinkamtibmas bersama unsur pemerintah setempat. Dalam suasana yang kondusif, masing-masing pihak diberikan kesempatan menyampaikan penjelasan sebelum akhirnya mencapai kesepakatan damai.

Melalui proses mediasi tersebut, kedua belah pihak sepakat menyelesaikan permasalahan secara kekeluargaan, mengakhiri perselisihan, serta berkomitmen untuk tidak mengulangi perbuatan serupa di kemudian hari. Kesepakatan itu juga menjadi bentuk komitmen bersama untuk menjaga situasi kamtibmas tetap aman dan kondusif di lingkungan tempat tinggal mereka.

Selain itu, kedua belah pihak menyampaikan apresiasi kepada jajaran Polsek Deli Tua yang telah memfasilitasi penyelesaian persoalan secara humanis sehingga potensi konflik dapat dicegah sejak dini.

Kabid Humas Polda Sumatera Utara, Kombes Pol Ferry Walintukan, S.I.K., M.H., mengatakan penyelesaian persoalan melalui pendekatan problem solving merupakan implementasi Polri Presisi yang mengedepankan upaya preventif dan restorative dalam menjaga keamanan masyarakat.

“Peran Bhabinkamtibmas bukan hanya menjaga keamanan, tetapi juga menjadi mediator dalam menyelesaikan persoalan sosial di tengah masyarakat. Dengan komunikasi dan musyawarah, potensi konflik dapat dicegah sehingga tidak berkembang menjadi tindak pidana maupun gangguan kamtibmas yang lebih besar,” ujarnya.

Ferry menambahkan, Polda Sumut terus mendorong seluruh Bhabinkamtibmas untuk memperkuat kemitraan dengan pemerintah daerah, tokoh masyarakat, tokoh agama, dan seluruh elemen masyarakat agar setiap persoalan dapat diselesaikan secara cepat, humanis, dan mengedepankan nilai-nilai kekeluargaan.

“Sinergi antara Polri, TNI, pemerintah, dan masyarakat merupakan fondasi penting dalam menciptakan lingkungan yang aman, damai, dan kondusif. Kami mengajak masyarakat agar bijak menggunakan media sosial serta menghindari provokasi yang dapat memicu konflik di dunia nyata,” pungkasnya.
(sut/L).