Bupati Humbahas Dorong Petani Optimalkan Budidaya Bawang Putih, Pasar Hasil Panen Dijamin

Pemerintahan139 Dilihat

Doloksanggul, busernusantarasorottv.com – Pemerintah Kabupaten Humbang Hasundutan (Humbahas) mendorong para petani untuk tidak ragu mengembangkan budidaya bawang putih. Dukungan pemerintah melalui Kementerian Pertanian, termasuk bantuan sarana produksi pertanian dan kepastian harga serta penampungan hasil panen, dinilai menjadi peluang penting untuk meningkatkan produksi bawang putih di daerah tersebut.

Hal itu disampaikan Bupati Humbahas Dr. Oloan Paniaran Nababan saat menghadiri sosialisasi pengembangan bawang putih yang dipusatkan di lahan Kelompok Tani Mekar Jaya Lumban Sitiotio, Desa Hutasoit II, Kecamatan Lintongnihuta, Selasa (1/9/2026).

Bupati menegaskan, program pengembangan bawang putih merupakan langkah awal yang baik dalam mendukung terwujudnya swasembada bawang putih di Kabupaten Humbang Hasundutan.

Menurutnya, pengembangan komoditas tersebut diharapkan tidak hanya sebatas pelaksanaan kegiatan maupun penyaluran bantuan kepada petani, tetapi harus memberikan dampak nyata terhadap peningkatan produksi, pendapatan, dan kesejahteraan masyarakat.

“Pengembangan bawang putih harus mampu memberikan dampak nyata bagi peningkatan produksi, pendapatan dan kesejahteraan petani, sekaligus memperkuat ketahanan pangan daerah,” ujar Bupati.

Ia menambahkan, keberhasilan program tersebut membutuhkan sinergitas, koordinasi, komitmen, serta tanggung jawab bersama dari seluruh pihak yang terlibat. Mulai dari pemerintah, petugas teknis, penyuluh, penangkar benih, kelompok tani hingga para pemangku kepentingan lainnya.

Pemerintah Kabupaten Humbahas, lanjutnya, akan terus memberikan dukungan terhadap berbagai upaya pengembangan sektor pertanian. Sektor pertanian dinilai memiliki peranan penting dalam meningkatkan perekonomian sekaligus kesejahteraan masyarakat.

Dalam kegiatan tersebut, offtaker bawang putih Agus Wibowo juga menyatakan kesiapan untuk menampung seluruh hasil panen bawang putih petani, sepanjang produk yang dihasilkan memenuhi standar yang telah ditentukan.

Kepastian penampungan hasil panen tersebut diharapkan dapat memberikan rasa aman kepada petani sehingga dapat lebih fokus meningkatkan produktivitas dan kualitas bawang putih.

Agus menegaskan bahwa kepastian pasar merupakan salah satu faktor penting dalam menjaga keberlanjutan usaha pertanian. Dengan adanya pasar yang jelas, petani diharapkan semakin terdorong untuk meningkatkan kualitas dan hasil produksi.

Sementara itu, Kepala Dinas Pertanian dan Ketahanan Pangan Humbahas, Tukka Siahaan, menjelaskan bahwa sosialisasi tersebut dilaksanakan untuk memberikan pemahaman teknis kepada petani sekaligus memastikan bantuan bibit bawang putih dapat dikelola dan dikembangkan secara optimal.

Selain aspek teknis budidaya, sosialisasi juga bertujuan memastikan petani memahami adanya kepastian penampungan terhadap hasil produksi bawang putih.

Tukka menyebutkan, sebanyak 59 kelompok tani di Kabupaten Humbang Hasundutan menerima bantuan pengembangan bawang putih. Program tersebut melibatkan 117 petani dengan target luasan lahan mencapai 65 hektare.

Kegiatan sosialisasi turut dihadiri Anggota DPRD Humbahas Jamonang Nababan, Sekda Humbahas Chiristison Rudianto Marbun, sejumlah pimpinan perangkat daerah terkait, Ketua Tim Teknis Penanggung Jawab Bawang Putih Wilayah Sumatera Utara Junika Megawati Pasaribu, Pengawas Benih Tanaman Provinsi Sumatera Utara Jabontin Simanjuntak, serta offtaker bawang putih Agus Wibowo.

Dengan dukungan pemerintah, pendampingan teknis, keterlibatan kelompok tani dan kepastian pasar, pengembangan bawang putih di Humbang Hasundutan diharapkan dapat terus berkembang dan menjadi salah satu komoditas strategis dalam meningkatkan kesejahteraan petani serta memperkuat ketahanan pangan daerah.(Lincuan siregar)