Gelar Budaya Adat dan Pasar Rakyat Akan Ramaikan Desa Pabean Udik Indramayu

Berita640 Dilihat
banner 468x60

 

Indramayu, busernusantarasorottv.com

banner 336x280

Ratusan warga akan memadati Lapangan Desa Pabean Udik, Kecamatan Indramayu dalam acara Gelar Budaya Adat dan Pasar Rakyat,. Kegiatan ini digelar untuk melestarikan budaya lokal sekaligus mendorong pertumbuhan UMKM desa (23 September-25 Oktober 2026).

 

Hal ini diungkapkan oleh Samsul Ma’arif SH selaku Kuwu Desa Pabean Udik Kecamatan Indramayu Kabupaten Indramayu yang mana didampingi Ketua Panitia Saidi Al-Dahian Said, Waslim, Harry Susanto S. Kom (Ketua Umum DPP Labrak dan Iwan Setiadi SH (Sekjen DPP Labrak) pada saat bincang-bincang dengan awak media (4/9/26).

Samsul Ma’arif SH menegaskan bahwa acara tahunan yang sekarang ini akan diselenggarakan di Blok Pabean Song tempat tersebut sangatlah dekat dengan lokasi TPI Karangsong.

 

“Semoga acara Gelar Budaya Adat Desa dan Pasar Rakyat ini berjalan tertib, lancar serta kondusif. ” harapnya.

 

Selain dari itu Kuwu Desa Pabean menjelaskan kegiatan tersebut tidak akan berjalan tanpa adanya dukungan dari masyarakat setempat terutama tokoh masyarakat, Ketua BPD, para Ketua RW, Ketua RT, Karang taruna serta Polsek dan Koramil setempat.

 

Acara akan dibuka dengan kirab budaya mengelilingi Desa Pabean Udik. Peserta dari karang taruna, PKK, dan sanggar seni tampil mengenakan pakaian adat Indramayu sambil membawa hasil bumi dan alat pertanian.

 

Berbagai kesenian khas Indramayu ditampilkan, seperti Tari Topeng, Tarling, Rampak Kendang, dan Sintren. Penampilan ini disambut antusias warga Pabean Udik dan sekitarnya.

 

Kepala Desa Pabean Udik, Samsul Ma’arif SH,

mengatakan kegiatan ini menjadi momentum untuk menghidupkan kembali kearifan lokal.

 

“Kami ingin generasi muda Pabean Udik bangga dengan budayanya sendiri. Sekaligus ini ajang memperkenalkan potensi desa ke luar.” ujarnya.

 

Bersamaan dengan itu digelar Pasar Rakyat yang akan diikuti puluhan pelaku UMKM Desa Pabean Udik dan kecamatan sekitar. Produk yang dijual mulai dari batik, kerajinan bambu, mangga gedong gincu, ikan asin, hingga kuliner khas Indramayu seperti docang dan nasi lengko.

 

Salah satu pedagang dari Pabean Udik, mengaku senang dengan adanya pasar rakyat.

“Mudah-mudahan jualan kami akan laris. Warga jadi tahu produk-produk dari desa kita.” katanya.

 

Pemerintah Desa Pabean Udik berharap kegiatan Gelar Budaya Adat dan Pasar Rakyat bisa dijadikan agenda rutin setiap tahun.

 

 

Dengan adanya kegiatan ini, diharapkan budaya Indramayu tetap lestari dan ekonomi warga Desa Pabean Udik semakin meningkat.

 

 

Warga Desa Pabean Udik, Kecamatan Indramayu akan tumpah ruah di lapangan desa. Mereka hadir dalam acara Gelar Budaya Adat dan Pasar Rakyat.

 

 

Kirab budaya, tari topeng, tarling, hingga sintren akan memeriahkan acara. Semua ditampilkan untuk mengingatkan pentingnya menjaga warisan leluhur.

 

 

“Kami ingin budaya di Pabean Udik ini hidup terus. Anak-anak muda harus tahu dan bangga.” pungkas Samsul Ma’arif SH.

 

Di lokasi yang sama digelar Pasar Rakyat. UMKM Desa Pabean Udik biasanya akan menjual docang, batik, dan produk lokal lainnya. Pengunjung memadati lapak sejak pagi.

–TIM–

banner 336x280

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *