Hari Keenam Ops Patuh Toba 2026, Polda Sumut Padukan Penindakan dan Edukasi Keselamatan

Berita765 Dilihat

Hari Keenam Ops Patuh Toba 2026, Polda Sumut Padukan Penindakan dan Edukasi Keselamatan mi

Medan,// BNSTV

Memasuki hari keenam pelaksanaan Operasi Patuh Toba 2026, Polda Sumatera Utara terus mengedepankan langkah penegakan hukum yang disertai edukasi kepada masyarakat untuk meningkatkan kesadaran dan kepatuhan dalam berlalu lintas.

Pada Sabtu (31/10/2026), personel Satgas Gakkum melaksanakan penindakan terhadap sejumlah pelanggaran lalu lintas di Simpang Tritura, depan Indogrosir, Jalan Sisingamangaraja, Kecamatan Medan Amplas.

Penindakan dilakukan melalui sistem Electronic Traffic Law Enforcement (ETLE), pemberian teguran, hingga penilangan terhadap pelanggaran yang ditemukan di lapangan.

Sejumlah pelanggaran yang menjadi perhatian di antaranya pengendara yang tidak menggunakan helm, kendaraan yang tidak dilengkapi tanda nomor kendaraan bermotor (TNKB) dan kaca spion, serta pengendara yang tidak membawa kelengkapan surat-surat kendaraan.

Tidak hanya melakukan penindakan, Satgas Preemtif juga melaksanakan kegiatan imbauan dan edukasi kepada para pengemudi angkutan umum, angkutan barang, serta pengguna jalan lainnya di kawasan Simpang Terminal Amplas, Jalan Sisingamangaraja.

Kabid Humas Polda Sumatera Utara mengatakan, pelaksanaan Operasi Patuh Toba 2026 tidak semata-mata mengedepankan penindakan, tetapi juga bertujuan membangun kesadaran masyarakat agar keselamatan menjadi prioritas utama saat berkendara.

“Melalui Operasi Patuh Toba 2026, kami terus mengajak masyarakat untuk membangun budaya tertib berlalu lintas. Kepatuhan terhadap aturan bukan hanya untuk menghindari sanksi, tetapi yang paling utama adalah untuk melindungi keselamatan diri sendiri dan pengguna jalan lainnya,” ujar Kabid Humas Polda Sumut.

Dalam kegiatan tersebut, personel mengingatkan masyarakat agar mematuhi marka dan rambu lalu lintas, menggunakan sabuk keselamatan, tidak menerobos lampu merah maupun melawan arus, serta menggunakan helm berstandar SNI bagi pengendara sepeda motor.

Selain itu, pengendara juga diimbau untuk melengkapi surat-surat kendaraan, memasang TNKB sesuai ketentuan di bagian depan dan belakang kendaraan, menggunakan kaca spion, serta tidak menggunakan telepon genggam saat berkendara.

Personel turut membagikan brosur berisi informasi dan pesan-pesan keselamatan dalam rangka Operasi Patuh Toba 2026 kepada para pengguna jalan.

Kabid Humas menegaskan, kepatuhan berlalu lintas membutuhkan peran aktif seluruh lapisan masyarakat. Menurutnya, disiplin di jalan raya merupakan salah satu langkah penting untuk menekan angka pelanggaran dan kecelakaan lalu lintas.

“Keselamatan di jalan adalah tanggung jawab bersama. Kami berharap masyarakat semakin sadar dan menjadikan tertib berlalu lintas sebagai kebutuhan serta budaya dalam kehidupan sehari-hari,” katanya.

Polda Sumut berharap melalui rangkaian kegiatan Operasi Patuh Toba 2026, kesadaran dan kepatuhan masyarakat terhadap peraturan lalu lintas dapat terus meningkat, sehingga tercipta situasi lalu lintas yang aman, tertib, dan lancar di wilayah Sumatera Utara.
(sut/L).