Industri Batu Bata Deli Serdang Resah : Bahan Baku Makin Sulit, Harga Terus Melonjak

Berita759 Dilihat
banner 468x60

Industri Batu Bata Deli Serdang Resah : Bahan Baku Makin Sulit, Harga Terus Melonjak

Deli Serdang,// BNSTV

banner 336x280

SN Warga Tanjung Mulia kecamatan Pagar Merbau pada awak media Rabu (14-10-2026) mengatakan ” Kami para pengerajin batu bata sangat kesulitan material tanah galong , sehingga mempengaruhi Para industri batu bata di wilayah khususnya kecamatan Pagar Merbau ini , harga tanah galong menjadi mahal. Sebelumnya harga per dumtruck sekitar Rp. 800.000 sampai tempat, kini dengan kelangka’an tanah galong harga juga melonjak menjadi Rp.1.300.000 per dumtruck.

Reaksi Warga Deli Serdang kini menyampaikan kegelisahan mendalam terkait semakin sulitnya memperoleh bahan baku utama produksi mereka. Kelangkaan tanah galong serta bahan pembakaran seperti kayu, janjangan kelapa sawit ( tangkos) kini semakin sulit dijumpai di sejumlah kecamatan, termasuk Pagar Merbau, Galang, hingga Kecamatan Beringin.

Kelangkaan ini berdampak langsung pada perekonomian para industri. Biaya produksi meningkat tajam, sehingga harga batu bata jadi pun ikut terpaksa naik. Per bulan Oktober ini, harga batu bata telah menembus angka lebih dari Rp.400 lebih per biji — dan dikhawatirkan akan terus meningkat hingga ke pasar-pasar di Kota Medan dan daerah lainnya, yang pada akhirnya justru membebani masyarakat yang membutuhkannya.

Hardono Kepala Desa Tanjung Garbus Kampung, Kecamatan Pagar Merbau, Rabu (14-10-2026) menyampaikan keprihatinan mendalam atas situasi yang dialami para pengusaha industri batu bata.

“Saya sangat prihatin melihat para industri batu bata di wilayah kami kini semakin kesulitan mendapatkan tanah galong sebagai bahan baku utama. Selama ini mereka bekerja keras dengan jujur dan halal untuk menghidupi keluarga sekaligus membantu menyediakan kebutuhan bahan bangunan bagi masyarakat. Semoga pemerintah dapat segera memberikan solusi, agar mereka tetap dapat bekerja dengan tenang dan harga batu bata tetap terjangkau oleh warga yang membutuhkannya.” Tegasnya

Sementara itu, Soleno, Ketua Forwaspam-RI , didampingi Haru Yudhistira, Sekretaris Jenderal Forwaspam-RI menyampaikan harapan para industri kepada Pemerintah Kabupaten Deli Serdang:

“Kami tidak meminta keistimewaan, kami hanya membutuhkan kepastian dan solusi nyata. Selama ini kami berusaha berkontribusi menyediakan kebutuhan bahan bangunan bagi masyarakat. Kini kami kesulitan mendapatkan material tanah galong yang layak. Kami berharap Bupati Deli Serdang dapat memberikan solusi yang memudahkan kami mendapatkan akses bahan baku tersebut, agar harga batu bata tetap terjangkau bagi rakyat, dan kami tetap bisa menjalankan usaha kami dengan layak.” Ungkapnya

Para pengusaha industri batu bata berharap keberadaan industri kecil ini tidak justru terhenti di tengah jalan, melainkan tetap didukung dan diberi ruang agar dapat terus berkarya — menyediakan kebutuhan pokok pembangunan bagi masyarakat Deli Serdang dan sekitarnya (Sut/L).

banner 336x280

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *