Kapolda Sumut Gelar Esports Kapolda Cup 2026, Ajak Generasi Muda Berkarya dan Hindari Kenakalan Remaja

Berita18 Dilihat

Medan,// BNSTV

Kepolisian Daerah (Polda) Sumatera Utara menggelar Turnamen Esports Kapolda Cup 2026 yang mempertemukan 25 tim juara dari seluruh Polres jajaran se-Sumatera Utara. Selain menjadi ajang kompetisi Mobile Legends, turnamen ini merupakan upaya Polda Sumut mendorong kreativitas generasi muda sekaligus mengarahkan mereka pada kegiatan positif agar terhindar dari penyalahgunaan narkoba, geng motor, tawuran, dan berbagai bentuk kenakalan remaja.

Ketua Panitia Esports Kapolda Cup 2026, Kombes Pol. Dr. Bayu Wicaksono, mengatakan turnamen tersebut merupakan rangkaian peringatan Hari Bhayangkara ke-80 sekaligus bagian dari langkah preemtif Polri dalam membangun ekosistem olahraga elektronik yang sehat bagi kalangan muda.

“Turnamen ini bertujuan menumbuhkan kreativitas generasi muda sekaligus menekan kenakalan remaja melalui kegiatan yang positif. Harapannya, anak-anak muda memiliki ruang untuk mengembangkan bakat dan prestasi sehingga tidak terjerumus ke dalam aktivitas negatif,” ujar Bayu didampingi Kabid Humas Polda Sumut Kombes Pol. Dr. Ferry Walintukan di Mapolda Sumut, Jumat (10/7/2026).

Bayu menjelaskan, sebelum memasuki tingkat Polda Sumut, turnamen terlebih dahulu digelar di seluruh Polres jajaran. Sebanyak 517 tim mengikuti babak penyisihan di tingkat Polres, kemudian hanya 25 tim terbaik atau juara pertama yang berhak melaju ke Esports Kapolda Cup 2026 tingkat Polda Sumut.

Menurutnya, proses seleksi berlangsung ketat, termasuk pada tahap administrasi. Setiap tim terdiri atas lima pemain dengan batas usia kelahiran tahun 1997 hingga 2012. Peserta yang tidak memenuhi ketentuan usia otomatis dinyatakan gugur pada tahap administrasi.

“Sebelumnya banyak yang mendaftar, tetapi ada yang tereliminasi karena tidak memenuhi persyaratan usia. Ketentuan ini dibuat agar kompetisi berjalan sesuai regulasi dan memberikan kesempatan kepada generasi muda yang menjadi sasaran pembinaan,” jelasnya.

Turnamen tingkat Polda Sumut diikuti 25 tim dengan total sekitar 150 peserta dan ofisial yang merupakan wakil dari masing-masing Polres. Para peserta merupakan juara pertama di wilayahnya setelah berhasil menyisihkan ratusan tim lainnya.

Tidak hanya mempertandingkan Mobile Legends, panitia juga menggelar lomba cosplay bertema Mobile Legends sebagai wadah kreativitas generasi muda yang memiliki minat di bidang industri kreatif dan budaya populer.

“Kami juga mengakomodasi perlombaan cosplay sebagai bagian dari pengembangan kreativitas anak muda yang memiliki ketertarikan terhadap dunia esports dan game,” kata Bayu.

Dalam penyelenggaraannya, Polda Sumut bekerja sama dengan Indonesia Esports Association (IESPA) yang bertugas menyiapkan perangkat pertandingan, juri, serta pengawas guna memastikan kompetisi berlangsung profesional dan sportif.

Lebih lanjut Bayu mengatakan, Esports Kapolda Cup tidak hanya menjadi ajang mencari juara, tetapi juga sarana menjaring atlet-atlet muda berbakat yang nantinya dapat mengharumkan nama Sumatera Utara di tingkat nasional.

Tim yang keluar sebagai juara pertama Esports Kapolda Cup 2026 akan mewakili Polda Sumut pada Turnamen Kapolri Cup yang dijadwalkan berlangsung di Mabes Polri pada akhir Juli 2026.

“Kami berharap dari kegiatan ini lahir bibit-bibit atlet esports yang mampu berprestasi di tingkat nasional. Pemenang di sini akan mewakili Polda Sumut pada Kapolri Cup di Mabes Polri. Ini sekaligus menjadi motivasi bagi generasi muda untuk memilih jalur prestasi dan menjauhi perilaku negatif seperti penyalahgunaan narkoba, geng motor, maupun tindakan kriminal lainnya,” pungkas Bayu.

Polda Sumut berharap Esports Kapolda Cup dapat menjadi agenda tahunan yang dimulai dari tingkat Polres, berlanjut ke tingkat Polda, hingga tingkat Mabes Polri sebagai wadah pembinaan talenta esports sekaligus memperkuat peran Polri dalam membangun generasi muda yang kreatif, produktif, dan berprestasi.
(sut/L).