Mewakili Ketum Komnas PA, LPA Deli Serdang Jenguk Anak Korban Kekerasan Asal Dairi di RS Haji Medan

Berita68 Dilihat

Mewakili Ketum Komnas PA, LPA Deli Serdang Jenguk Anak Korban Kekerasan Asal Dairi di RS Haji Meda

Sumatera Utara,//BNSTV

Lembaga Perlindungan Anak (LPA) Kabupaten Deli Serdang menjenguk seorang anak korban kekerasan fisik asal Kabupaten Dairi yang tengah menjalani perawatan dan pemulihan di RS Haji Medan, pada Jumat sore (28/8/2026). Kunjungan ini merupakan wujud kepedulian nyata sekaligus dukungan moral demi mempercepat proses pemulihan sang anak.

Kunjungan dipimpin langsung Ketua LPA Kabupaten Deli Serdang Junaidi Malik, didampingi Ketua Dewan Pengawas Muslim Susanto serta Wakil Komandan Satgas Perlindungan Anak Joko Pramono. Di kesempatan itu, tim turut menyampaikan pesan kepedulian dari Ketua Umum Komnas Perlindungan Anak Agustinus Sirait kepada sang anak beserta keluarga.

Suasana penyambungan berjalan hangat dan bersahabat, guna memberi ruang bagi anak berinteraksi secara wajar serta merasa tenang. LPA Deli Serdang menegaskan: pendampingan terhadap korban kekerasan tidak boleh terpaku pada penanganan kasus semata — kepentingan terbaik anak, rasa aman, martabat, dan proses pemulihan menyeluruh harus menjadi prioritas utama.

“Perhatian terhadap anak tidak boleh berhenti setelah sebuah kasus menjadi perhatian publik. Proses hukum tentu penting, tetapi yang tidak kalah penting adalah memastikan anak merasa aman, dicintai dan tidak sendirian. Jangan sampai perhatian besar hanya muncul ketika kasusnya viral, sementara perjalanan pemulihan anak masih panjang.”
— Junaidi Malik, Ketua LPA Kabupaten Deli Serdang

LPA Deli Serdang juga menyampaikan apresiasi kepada Pemerintah Provinsi Sumatera Utara atas perhatian serta pendampingan yang diberikan, terutama dalam hal dukungan medis dan penanganan psikologis anak. Langkah ini dinilai sangat penting guna menjamin pemulihan yang menyeluruh pasca kekerasan dialaminya.

“Kami mengapresiasi Pemerintah Provinsi Sumatera Utara yang telah hadir memberikan pendampingan medis dan psikologis. Kami berharap kebersamaan ini terus berlanjut, tidak berhenti ketika kondisi fisik anak mulai membaik. Anak perlu terus dibersamai sampai benar-benar pulih serta memperoleh kembali hak-haknya sesuai harkat dan martabatnya sebagai seorang anak.”

Ketua Dewan Pengawas LPA Deli Serdang Muslim Susanto menambahkan, dukungan harus diberikan dengan tetap menjaga martabat dan privasi anak. Pemulihan sejati tidak hanya pada luka fisik — tetapi juga rasa aman, dukungan psikososial, kelanjutan pendidikan, pengasuhan yang layak, serta kesempatan kembali hidup wajar.

Sementara itu, Joko Pramono selaku Wadan Satgas Perlindungan Anak meminta masyarakat lebih peka terhadap tanda-tanda kekerasan di lingkungan sekitar. Kekerasan terhadap anak tidak boleh dianggap urusan internal keluarga apabila keselamatan, tumbuh kembang, dan hak-haknya telah terancam.

Mewakili Ketua Umum Komnas PA Agustinus Sirait, tim mendorong Pemerintah Provinsi Sumatera Utara, Pemkab Dairi, aparat penegak hukum, tenaga kesehatan, pekerja sosial serta pihak terkait lainnya untuk terus memperkuat koordinasi lintas sektor. Pendampingan harus terus berjalan hingga anak pulih seutuhnya — fisik maupun psikis — terlindungi dari kekerasan berulang, mendapat pengasuhan yang aman, pendidikan yang layak, serta hak-haknya terpenuhi demi kepentingan terbaiknya.

“Harapan kita adalah melihat anak kembali sehat, tersenyum, bermain, belajar dan bertumbuh sebagaimana anak-anak lainnya. Peristiwa yang dialaminya tidak boleh merampas masa depannya. Negara dan kita semua sebagai orang dewasa mempunyai tanggung jawab untuk memastikan ia kembali memperoleh hak-haknya serta tumbuh dalam lingkungan yang aman, penuh kasih sayang dan menghormati harkat serta martabatnya.” tuturnya Junaidi Malik.
(Sut/L).