Khaul Agung Syarif Hidayatullah

Pemerintahan625 Dilihat
banner 468x60

Cirebon, busernusantarasorottv.com-Dalam rangka mengenang rekam jejak penyebar agama islam di ciawimajakuning yaitu Pangeran Sunan Gunung jati syarif hidayatullah sabtu 19 Desember 2026 bertempat di Mesjid Syarif Abdurachman komplek makam sunan gunung jati Klayan Cirebon telah berlangsung prosesi Kaul Agung Syekh Syarif Hidayatullah (SGJ)

Acara dihadiri oleh Bupati Kabupaten Cirebon, walikota Cirebon, Korem Sunan Gunungjati serta sesepuh serta para undangan tokoh agama dari setiap desa yang ada di kabupaten dan kota Cirebon

banner 336x280

Acara berlangsung dengan penuh khidmah dan lancar. Dalam sambutannya Ketua penyelenggara menyampaikan terima kasih pada team penyelenggara dan para undangan yang telah memenuhi undangan Khaul Agung Syarif Hidayatullah. Tema yang diusung dalam prosesi tersebut adalah “Merawat pusaka menebar kemaslahatan dan membangun kehidupan umat yang lebih baik”.

Makna dari tema tersebut diatas mengandung arti bahwa pusaka kula titip tajug lan pakir miskin adalah adanya keseimbangan spiritualitas antara hubungan dengan Allah dan manusia. Terutama yang perlu diutamakan bagaimana dapat memberikan bantuan dan pertolongan pada yatim piatu dan pakir miskin agar adanya keseimbangan dalam hubungan vertikal dan horizontal.

Dalam sambutannya bupati Cirebon menyampaikan dengan adanya Khaul Agung Syarif Hidayatullah dapat dijadikan momentum untuk mengenang ajaran dan keteladanan dalam menjalankan syariat Islam sesuai dengan yang diajarkan oleh Nabi besar Muhamad SAW.

Khaul Agung Hidayatullah yang diselenggarakan tanggal 19 September 2026 adalah momentum untuk dapat dijadikan peringatan yang berkelanjutan dan Ketua Panitia yang mewakili rakyat masarakat Cirebon baik kota kabupaten meminta dukungannya dari pihak legislatif agar dapat dikukuhkan sebagai hari Khaul Agung Syeh Syarif Hidayatullah setiap tanggal 19 September. Juga selain itu Bupati Imron Rosadi dalam sambutannya menyampaikan bahwa, untuk ulang tahun Cirebon hari dan tanggalnya disamakan baik Kota dan Kabupaten Cirebon, karena kota Cirebon adalah etalase Kabupaten Cirebon di mana fakta menyebutkan bahwa Empal Gentong dan Nasi Jamblang adanya di Kabupaten Cirebon. Atas dasar itulah bupati Cirebon mengusulkan agar hari Jadi Cirebon disamakan ulang tahunnya.

–Tim—

banner 336x280

Posting Terkait

Jangan Lewatkan

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *