Krisis Air Bersih, Gelombang Protes Menguat : Pemerintah Diminta Bertindak Cepat

Berita425 Dilihat
banner 468x60

 

busernusantarasorottv.com : Krisis air bersih yang dikeluhkan warga di berbagai wilayah Kota Makassar kembali menjadi sorotan publik. Dewan Pengurus Pusat LSM GEMPAK-HAM menggelar Konsolidasi Terbuka Jilid 2 sebagai bentuk respon terhadap semakin banyaknya keluhan masyarakat yang kesulitan mendapatkan pasokan air bersih. (31/05/2026).

banner 336x280

 

Dalam seruan yang beredar luas di media sosial, GEMPAK-HAM menilai persoalan air bersih bukan lagi sekadar gangguan pelayanan, melainkan telah menjadi krisis yang berdampak langsung terhadap kebutuhan dasar masyarakat. Kondisi tersebut disebut telah menimbulkan keresahan di tengah warga yang setiap hari bergantung pada ketersediaan air untuk kebutuhan rumah tangga.

 

Ketua dan pengurus GEMPAK-HAM menegaskan bahwa pemerintah kota harus segera mengambil langkah konkret dan terukur untuk menyelesaikan persoalan tersebut. Mereka menilai masyarakat tidak membutuhkan janji, melainkan solusi nyata yang dapat dirasakan secara langsung.

 

“Krisis air bersih yang berkepanjangan tidak boleh dianggap sebagai persoalan biasa. Ini menyangkut hak dasar masyarakat. Pemerintah harus hadir dan memberikan kepastian kepada warga,” tegas pernyataan dalam agenda konsolidasi tersebut.

 

Tak hanya mendesak percepatan penyelesaian masalah air bersih, GEMPAK-HAM juga melontarkan kritik keras terhadap kepemimpinan Pemerintah Kota Makassar. Organisasi tersebut secara terbuka menyuarakan tuntutan agar Wali Kota dan Wakil Wali Kota bertanggung jawab atas kondisi yang terjadi apabila tidak mampu menuntaskan persoalan pelayanan dasar masyarakat.

 

Aksi konsolidasi yang dijadwalkan berlangsung pada Senin, 1 Juni 2026, diperkirakan akan menjadi wadah penyampaian aspirasi masyarakat yang selama ini mengeluhkan buruknya distribusi air bersih di sejumlah kawasan Kota Makassar.

 

Sejumlah warga berharap pemerintah segera turun tangan dan memberikan penjelasan terbuka mengenai penyebab krisis air bersih yang terjadi, termasuk langkah-langkah penanganan yang sedang dan akan dilakukan. Menurut mereka, akses terhadap air bersih merupakan kebutuhan vital yang tidak boleh diabaikan.

 

“Makassar tidak boleh terus berada dalam bayang-bayang krisis air bersih. Masyarakat membutuhkan tindakan nyata, bukan sekadar wacana,” menjadi salah satu pesan yang mengemuka menjelang pelaksanaan konsolidasi terbuka tersebut Demikian.

(Team)

banner 336x280

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *