Balige, busernusantarasorottv.com-Program berkantor di desa yang digagas Bupati Toba, Effendi Napitupulu, mendapat sambutan antusias dari masyarakat. Ratusan warga memanfaatkan berbagai layanan publik yang dihadirkan langsung di tengah masyarakat, terutama pelayanan kesehatan gratis dari Dinas Kesehatan Kabupaten Toba.
Kegiatan yang berlangsung di tiga desa, yakni Desa Lumban Pea, Desa Lumban Pea Timur, dan Desa Tambunan Sunge, Kecamatan Balige, Kamis (7/5/2026), dipadati warga dari berbagai kelompok usia.
Kepala Dinas Kesehatan Toba, Freddy Sibarani, mengatakan total sebanyak 535 warga berhasil mendapatkan pelayanan kesehatan gratis melalui program tersebut. “Pelayanan kesehatan diberikan berdasarkan integrasi layanan primer sesuai siklus hidup masyarakat,” ujar Freddy.
Ia menjelaskan, layanan yang diberikan meliputi pemeriksaan tekanan darah, pengukuran tinggi dan berat badan, pemeriksaan kolesterol, asam urat, hingga kadar gula darah.
Dari total masyarakat yang terlayani, terdiri atas 102 lansia, 95 balita, 45 bayi, 280 warga usia produktif, serta 13 ibu hamil.
Selain layanan pemeriksaan umum, petugas kesehatan juga menemukan dua warga yang diduga mengalami katarak dan langsung dirujuk untuk pemeriksaan lanjutan ke dokter spesialis mata di RSUD Porsea.
Dinas Kesehatan Toba juga memberikan imunisasi kepada 22 bayi dan melaksanakan pemeriksaan IVA Test bagi perempuan usia subur sebagai upaya deteksi dini kanker serviks. Sementara itu, Bupati Toba, Effendi Napitupulu, menegaskan program berkantor di desa bertujuan mendekatkan pelayanan pemerintah kepada masyarakat sekaligus menyerap aspirasi warga secara langsung.
“Melalui kegiatan ini, seluruh OPD hadir langsung di desa agar persoalan masyarakat dapat segera ditangani, mulai dari layanan kesehatan hingga pengurusan administrasi kependudukan seperti KIA, KTP, maupun BPJS,” katanya.
Menurut Effendi, tingginya antusiasme masyarakat terlihat dari membludaknya warga yang memanfaatkan layanan kesehatan dan administrasi kependudukan selama kegiatan berlangsung.
Namun demikian, pelayanan administrasi kependudukan dari Disdukcapil sempat mengalami kendala akibat pemadaman listrik yang berlangsung selama beberapa jam. “Karena listrik padam, pelayanan administrasi kependudukan sempat terganggu dan kemungkinan baru selesai hingga malam hari,” ujar Effendi. (Mannen Lubis)













