Tinjau Kawasan Beting Semelur, Wali Kota Tanjungbalai : Rencana Penataan Kawasan Menjadi Kampung Warna Warni 

Pemerintahan83 Dilihat
banner 468x60

 

 

banner 336x280

Tanjungbalai, busernusantarasorottv.com – Wali Kota Tanjungbalai Mahyaruddin Salim bersama sejumlah OPD melakukan kunjungan dan peninjauan kawasan Beting Semelur, Kelurahan Sirantau, Kecamatan Datuk Bandar, Kamis Sore (5/11/2026)

 

Peninjauan ini merupakan bagian dari rencana penataan kawasan Beting Semelur lebih tertata rapi, bersih, indah dan tentunya menjadi salah satu pusat kunjungan warga

 

Usai meninjau seluruh kawasan, Wali Kota Mahyaruddin mengatakan bahwa hari ini saya bersama Asisten, Pimpinan OPD, Camat dan Lurah menindaklanjuti laporan sebelumnya dimana pada tahun 2023 telah dilakukan penyerahan aset dari Kementerian PUPR ke Pemerintah Kota Tanjungbalai melalui Program KOTAKU (Kota Tanpa Kumuh) di kawasan Beting Semelur. Karena ini sudah menjadi aset daerah, pertanyaan kita siapa yang menjadi penanggungjawabnya, OPD yang mana, jelas Wali Kota

 

Jadi, setelah tadi kordinasi dengan Asisten dan juga BPKPD, kami akan mencatatkan ini menjadi aset di Dinas Perumahan dan Kawasan Permukiman (Perkim). Sehingga ada yang bertanggungjawab secara mutlak. Yang mana-mana aja itu, Wali Kota menyebutkan Pedestrian, ada empat ruas jalan tadi disini menuju pedestrian, sebut Wali Kota

 

Kemudian Wali Kota Mahyaruddin menjelaskan, tadi juga sudah kita lihat bahwa sejak tahun 2023 kurang lebih 3 (tiga) tahun ini memang sepertinya terabaikan. Kami punya keinginan, melihat kondisinya dan harapannya jauh lebih baik. Setelah nanti ini dicatatkan dari aset Pemda ke OPD dalam hal ini Dinas Perkim, maka kami ada sejumlah opsi pengembangan kawasan ini, Pertama mencari dukungan atau pintu masuk pengembangan kawasan ini dari Kementerian, saya minta sama Kadis Perkim untuk membangun Komunikasi, Kordinasi dan jaringan dengan Pemerintah Pusat (Kementerian), Kedua mungkin lewat APBD disini ada BPKPD nanti bisa dikoordinasikan dengan Banggar, kalau memungkinkan di APBD TA 2027 atau TA 2028 kita akan tampung disana

 

“Sesuai harapan saya ini dapat menjadi kampung Warna Warni, nantinya tidak lagi seperti kita lihat. Nanti kita tentukan warnanya, warna apa yang cocok, tentunya akan kita sesuaikan dengan nuansa Kota Tanjungbalai karna daerah kitakan khas nya Melayu,” sebut Mahyaruddin

 

Kemudian Opsi Ketiga, ini juga akan kami sampaikan, kami cakap-cakapkan saat kami mungkin ketemu dengan pihak pihak lain apakah itu pengusaha, investor, memungkinkan barang kali untuk dikerjasamakan, ya kita coba. Jadi, ketiga opsi inilah yang akan kita lakukan dalam penataan kawasan Beting Semelur ini

 

Sebagaimana kita ketahui sebelumnya dari Asisten Ekbang yang dulu juga pernah menjadi Plt Kadis Perkim, Kementerian PUPR melalui program KOTAKU tujuannya diserahkan ke Pemerintah Daerah (Pemda), setelah itu Pemda mengelola kawasan ini untuk menambah pendapatan masyarakat sekitar, dengan pengelolaan UMKM yang dikelola masyarakat sekitar yang mana kawasan yang dapat dijadikan lokasi pengembangan UMKM yakni kawasan tanah kosong yang kita lihat disini, inilah yang akan dijadikan lokasi dibangun kios atau gerai UMKM, ungkap Wali Kota

 

Selanjutnya Wali Kota menyampaikan, dengan berjalannya program UMKM itu, berarti ada PAD yang masuk. Disamping itu, kawasan ini juga dapat kita jadikan sebagai tempat berbagai event pariwisata dan olahraga misalnya perahu naga, tarian dan lainnya yang dapat menunjukkan kearifan lokal Tanjungbalai yang akan dilaksanakan melalui Disporapar dengan menggugah kreativitas anak-anak muda Tanjungbalai

 

Setelah kami pulang dari sini, harapan kami secepatnya BPKPD menyerahkan asetnya ke Dinas Perkim. Tentunya kami berharap dukungan dari semua pihak, termasuk Camat agar menertibkan kawasan ini tidak ada lagi bangunan yang dibangun sembarangan. Untuk itu, saya meminta Camat sebagai pemimpin di Datuk Bandar untuk sering sering datang kemari, kalau bisa lakukan gotong royong bersama pihak Kelurahan dan Kepala Lingkungan supaya kawasan ini tidak kumuh lagi,misalnya tertinggal, ucap Wali Kota

 

Terakhir, Wali Kota Mahyaruddin mengatakan harapan demi harapan tetap terpatri dalam diri kami sebagai Kepala Daerah di Kota Tanjungbalai, persoalan aset, lingkungan, perkembangan dan pertumbuhan ekonomi, UMKM dan seterusnya dapat terwujud. Walaupun kami menyadari saat ini dengan keterbatasan PAD, Fiskal dan APBD sedikit agak sulit, tetapi ini tidak membuat kita putus asa, tetap semangat dan yakin, saya kira itu, tutup Wali Kota Tanjungbalai Mahyaruddin Salim. (Jonpiter hasibuan)

banner 336x280

Posting Terkait

Jangan Lewatkan

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *