Humbahas Jadi Lokasi Kajian Pengembangan Ekonomi Pangan Berkelanjutan

Pemerintahan74 Dilihat
banner 468x60

Humbahas, busernusantarasorottv.com – Pemerintah Kabupaten Humbang Hasundutan (Humbahas) mengikuti Focus Group Discussion (FGD) Pengembangan Kerangka Ekonomi Pangan Baru yang diselenggarakan oleh Kementerian Koordinator Bidang Pangan Republik Indonesia bekerja sama dengan WRI Indonesia di Hotel Akasia Doloksanggul, Kamis (11/6/2026).

Kegiatan tersebut bertujuan untuk merumuskan strategi transformasi sektor pangan yang mampu meningkatkan kesejahteraan masyarakat, memperkuat ketahanan pangan nasional, sekaligus menjaga kelestarian lingkungan melalui pendekatan pembangunan yang inklusif dan berkelanjutan.

banner 336x280

FGD ini menjadi wadah bagi pemerintah daerah, pemangku kepentingan, dan lembaga penelitian untuk bertukar gagasan serta menyusun kerangka ekonomi pangan baru yang lebih adaptif terhadap tantangan global, termasuk perubahan iklim, kebutuhan pangan yang terus meningkat, dan upaya menjaga keberlanjutan sumber daya alam.

Dalam diskusi tersebut, para peserta membahas berbagai potensi unggulan daerah yang dapat dikembangkan melalui pendekatan ekonomi pangan berkelanjutan. Kabupaten Humbang Hasundutan, yang dikenal sebagai salah satu sentra pertanian di Sumatera Utara, dinilai memiliki peluang besar dalam pengembangan komoditas pangan yang bernilai ekonomi tinggi sekaligus ramah lingkungan.

Humbang Hasundutan bahkan menjadi salah satu dari 17 daerah di Indonesia yang dipilih sebagai lokasi penelitian dalam program pengembangan kerangka ekonomi pangan baru tersebut. Penunjukan ini menunjukkan potensi strategis daerah dalam mendukung transformasi sektor pangan nasional berbasis kearifan lokal dan pengelolaan sumber daya alam yang berkelanjutan.

Focus Group Discussion dipimpin oleh Mercyta Glorya, MSc dari WRI Indonesia. Dalam kesempatan itu, sejumlah pimpinan Organisasi Perangkat Daerah (OPD) terkait turut hadir untuk memberikan data, masukan, serta gambaran mengenai kondisi sektor pangan di Kabupaten Humbang Hasundutan.

Kontribusi dari berbagai OPD tersebut diharapkan mampu memperkaya hasil kajian dan menghasilkan rekomendasi kebijakan yang sesuai dengan karakteristik daerah. Selain itu, keterlibatan pemerintah daerah menjadi faktor penting dalam memastikan implementasi program dapat berjalan secara efektif dan memberikan manfaat nyata bagi masyarakat.

Melalui kegiatan ini, Pemerintah Kabupaten Humbang Hasundutan menegaskan komitmennya untuk terus mendukung berbagai upaya pengembangan sektor pangan yang berorientasi pada peningkatan kesejahteraan petani, penguatan ekonomi lokal, dan pelestarian lingkungan hidup.

Hasil dari FGD Pengembangan Kerangka Ekonomi Pangan Baru tersebut nantinya diharapkan menjadi dasar dalam penyusunan kebijakan pembangunan pangan berkelanjutan, baik di tingkat nasional maupun daerah, sehingga mampu menciptakan sistem pangan yang tangguh, inklusif, dan berkeadilan bagi seluruh masyarakat.

Dengan sinergi antara pemerintah pusat, pemerintah daerah, lembaga penelitian, serta seluruh pemangku kepentingan, transformasi ekonomi pangan di Indonesia diharapkan dapat berjalan lebih optimal dan menjadi salah satu pilar penting dalam mewujudkan ketahanan pangan nasional yang berkelanjutan.

(Manen Lubis)

banner 336x280

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *