PAD Penyewaan Alat Berat PUTR Toba Tembus 70 Persen, Prioritaskan Pelayanan dan Bantuan Masyarakat

Pemerintahan286 Dilihat
banner 468x60

 

Toba, busernusantarasorottv.com– Pendapatan Asli Daerah (PAD) Kabupaten Toba dari sektor penyewaan alat berat yang dikelola Dinas Pekerjaan Umum dan Tata Ruang (PUTR) hingga November 2026 telah mencapai sekitar 70 persen dari target yang ditetapkan.

banner 336x280

 

Capaian tersebut tidak terlepas dari kebijakan Dinas PUTR yang lebih mengutamakan pemanfaatan alat berat untuk mendukung kepentingan masyarakat dibandingkan orientasi komersial. Sejumlah unit alat berat bahkan lebih banyak difungsikan untuk membantu penanganan berbagai kebutuhan infrastruktur masyarakat hingga penanggulangan bencana.

Kepala Bidang Peralatan dan Pengujian Dinas PUTR Kabupaten Toba, Maju Simangunsong, menjelaskan bahwa tidak seluruh aktivitas operasional alat berat secara otomatis berkontribusi terhadap penerimaan PAD. Sebab, sebagian besar penggunaan alat berat diarahkan untuk kegiatan sosial dan pelayanan publik.

 

“Fokus utama kita sebenarnya adalah memberikan bantuan kepada masyarakat, bukan untuk komersial. Tidak setiap kali alat bekerja langsung menghasilkan PAD. Alat kita lebih banyak digunakan untuk membantu masyarakat, termasuk dalam penanganan bencana,” ujar Maju Simangunsong, Kamis (5/11/2026).

 

Ia menjelaskan, saat ini Dinas PUTR Kabupaten Toba mengoperasikan sejumlah peralatan berat untuk menunjang pekerjaan infrastruktur dan pelayanan masyarakat. Armada tersebut terdiri atas delapan unit ekskavator, dua unit motor grader, satu unit buldoser, serta tiga unit backhoe loader.

 

Dari delapan ekskavator yang tersedia, satu unit mengalami kerusakan berat, satu unit rusak ringan, dan satu unit lainnya mengalami kerusakan sedang. Sementara itu, untuk mendukung mobilisasi peralatan ke berbagai lokasi pekerjaan, Dinas PUTR juga memiliki dua unit kendaraan trado.

 

Dengan capaian PAD yang telah mencapai 70 persen, Dinas PUTR Kabupaten Toba tetap menempatkan fungsi pelayanan masyarakat sebagai prioritas dalam pemanfaatan aset daerah. Keberadaan alat berat tersebut diharapkan dapat memberikan manfaat nyata, terutama dalam mendukung pembangunan infrastruktur, membantu masyarakat, serta mempercepat penanganan kondisi darurat dan bencana.

(Mannen Lubis)

banner 336x280

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *