Cek Gudang Bulog Divre Asahan, Wakil Wali Kota Tanjungbalai Sebut Ketersediaan Beras Aman 

Pemerintahan14 Dilihat
banner 468x60

 

 

banner 336x280

Asahan, Tanjungbalai,busernusantarasorottv.com – Untuk memastikan ketersediaan beras aman diakibatkan kelangkaan dipasaran, Pemerintah Kota Tanjungbalai dan tim TPID (Tim Pengendali Inflasi Daerah) dipimpin Wakil Wali Kota Muhammad Fadly Abdina melakukan kunjungan dan monitoring langsung ke gudang bulog Divre Asahan, Rabu (8/7/2026)

 

Dalam kesempatan itu Wakil Wali Kota didampingi Asisten Pemasaran Bulog Divre Asahan Dadang dan jajarannya mengecek langsung ke gudang penyimpanan beras bulog

 

Usai melihat dan menerima informasi dari Bulog, Muhammad Fadly menyampaikan bahwa stok beras SPHP di gudang Bulog aman untuk 6 (enam) bulan kedepan.

 

Saat ini juga telah dilakukan langkah antisipasi untuk menjaga stabilitas harga dan ketersediaan beras SPHP di level yang masih dalam tahap normal. Hal ini dikarenakan peranan Bulog penting dalam menjaga stabilitas bahan pokok bagi masyarakat, terutama khususnya beras yang menjadi komponen penting berkontribusi pada inflasi dan juga deflasi di daerah,” kata Fadly Abdina.

 

Untuk itu kata Fadly lagi, diperlukan penguatan kerja sama guna memastikan kolaborasi yang berkelanjutan. Dalam waktu dekat, Pemko Tanjungbalai bersama Bulog akan melaksanakan kegiatan pasar murah atau gerakan pangan murah dan akan mengevaluasi jumlah rumah pangan kita (RPK) yang ada di Kota Tanjungbalai, pungkas Wakil Wali Kota

 

Sebelumnya, Asisten Pemasaran Bulog Divre Asahan Dadang mengatakan stok beras yang ada di gudang Bulog Asahan saat ini 3.084.500 Kg dan untuk Minyak Kita sebanyak 44.736 liter, artinya stok beras saat ini hingga 6 bulan kedepan aman

 

Dadang juga mengatakan dikarenakan kondisi gudang penyimpanan bulog asahan skalanya kecil, maka saat ini ketersediaan stok beras juga dicadangkan di gudang bulog medan, apabila kondisi di gudang bulog asahan menipis nantinya segera akan dikirimkan kembali pasokan beras dari medan ke gudang bulog Asahan, jelasnya

 

Bulog juga berharap agar para pelaku UMKM/pedagang mau menjadi mitra bulog dengan mendaftar sebagai RPK karena jumlah RPK di Tanjungbalai sendiri saat ini masih sedikit dari yang terdaftar 27 baru 14 RPK yang mendaftar ulang kesediaannya, sehingga dengan adanya RPK pendistribusian beras lancar karena beras bulog disalurkan melalui RPK nantinya, kata Dadang. (Jonpiter hasibuan)

banner 336x280

Posting Terkait

Jangan Lewatkan

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *