Medan (busernusantarasorottv.com) – Menteri Pendidikan Dasar dan Menengah (Mendikdasmen), Abdul Mu’ti, meresmikan revitalisasi 897 sekolah di Sumatera Utara (Sumut) dengan total anggaran mencapai Rp852,4 miliar. Proyek revitalisasi ini merupakan bagian dari tiga program prioritas yang dijalankan kementerian, yakni revitalisasi satuan pendidikan, digitalisasi pembelajaran, dan peningkatan kesejahteraan guru.
Dalam acara peresmian bantuan revitalisasi untuk 30 sekolah di Kota Medan pada Minggu (4/1/2026)di aula sekolah SMK Negeri 7 Medan, Mu’ti menjelaskan bahwa anggaran yang dialokasikan untuk Sumut terbagi untuk revitalisasi berbagai jenjang pendidikan, mulai dari PAUD hingga sekolah luar biasa. “Total anggaran untuk Sumatera Utara sebesar Rp852,4 miliar Dari 897 sekolah yang direvitalisasi, sebanyak 349 satuan pendidikan atau sekitar 39 persen sudah selesai 100 persen dan siap digunakan sepenuhnya,” ungkap Mu’ti.
Proses revitalisasi mencakup berbagai jenjang pendidikan, termasuk 400 SD, 240 SMP, 119 SMA, 88 SMK, 34 PAUD, 11 Sekolah Luar Biasa (SLB), serta 5 PKBM/SKB. Dari 897 sekolah yang direncanakan untuk direvitalisasi, 117 sekolah sudah hampir selesai dengan progres lebih dari 95 persen, sedangkan 431 sekolah lainnya masih dalam tahap pengerjaan intensif.

Menteri Pendidikan Dasar dan Menengah, Abdul Mu’ti, terus berupaya memaksimalkan pemberian IFP (Interactive Flat Panel) atau panel interaktif digital untuk sekolah-sekolah di Indonesia. Pada Tahun 2025, telah tersalurkan sebanyak 288.000 IFP untuk sekolah di seluruh Indonesia.
“Untuk program Digitalisasi,tahun ini dibagikan lebih dari 288.865 satuan pendidikan di seluruh indonesia. Ini adalah bagian dari upaya agar murid murid untuk membawa pembelajaran ke era digital,” kata Mu’ti.

Program revitalisasi ini sendiri memiliki anggaran nasional sebesar Rp16,9 triliun yang menyasar 16.171 satuan pendidikan di seluruh Indonesia, termasuk pembangunan Unit Sekolah Baru. Hingga saat ini, lebih dari 85 persen dari proyek ini telah selesai di seluruh Indonesia.
Untuk program digitalisasi pendidikan, sebanyak 17.073 panel interaktif digital (PID) sudah disediakan pemerintah pusat di Sumut. Masih ada delapan unit PID lagi yang dalam proses pengiriman. “Mudah-mudahan dalam waktu singkat semuanya sudah bisa digunakan, terutama pada semester kedua tanggal 5 Januari ini,” ujar Mu’ti.
Selain itu, Mu’ti juga menegaskan bahwa peningkatan kualitas serta kesejahteraan pendidik dan tenaga kependidikan merupakan pilar ketiga yang sangat penting dalam upaya kemajuan pendidikan di Indonesia. “Kami percaya, kualitas pendidikan tidak hanya bergantung pada infrastruktur dan teknologi, tetapi juga pada kesejahteraan para pendidik yang merupakan ujung tombak dari kemajuan pendidikan itu sendiri,” tutup Mu’ti. (bestman)






