Pemkot Cirebon Gelar Festival Kopi 2026, Wali Kota Siapkan Kawasan Ngopi Ramadan di Jalan Siliwangi

Cirebon,busernusantarasorottv.com –Wali Kota Cirebon Efendi Edo, S.AP., M.Si. menghadiri kegiatan Festival Kopi 2026 yang digelar di DKU KMPP pada Kamis, 22 Januari 2026. Kegiatan tersebut diikuti peserta dari berbagai daerah di Indonesia dan menjadi ruang berkumpulnya para pecinta kopi serta pelaku industri kopi nasional.

Dalam keterangannya, Wali Kota Efendi Edo mengatakan festival ini diikuti peserta dari sejumlah kota seperti Malang, Yogyakarta, Bandung, dan beberapa daerah lainnya. Kehadiran para peserta tersebut menunjukkan antusiasme yang tinggi terhadap perkembangan budaya kopi di Indonesia.

Selain diikuti berbagai daerah, festival ini juga menghadirkan dewan juri yang memiliki reputasi internasional, termasuk barista yang pernah meraih prestasi di tingkat dunia. “Ada juri yang pernah meraih juara dua, juara empat, bahkan juara lima di tingkat dunia. Ini tentu menjadi kebanggaan dan memberikan nilai tambah bagi kegiatan Festival Kopi 2026,” ujar Efendi Edo.

Menurutnya, kegiatan seperti ini sangat positif karena mampu merangkul generasi muda untuk berkegiatan secara kreatif dan produktif. Ia menilai tren berkumpul anak muda kini mulai bergeser ke aktivitas yang lebih sehat, seperti olahraga maupun kegiatan sosial seperti ngopi bersama.

“Alhamdulillah, sekarang anak-anak muda sudah mulai beralih. Bukan lagi ke tempat-tempat yang tidak jelas, tetapi ke aktivitas yang lebih positif seperti olahraga dan ngopi bareng. Ini menjadi momentum penting bagi pemerintah untuk merangkul generasi muda,” katanya.

Selain festival tersebut, Pemerintah Kota Cirebon juga menyiapkan ruang khusus bagi para pelaku usaha kopi dan UMKM menjelang bulan Ramadan. Rencananya, kawasan Jalan Siliwangi, mulai dari Kerucuk hingga Rumah Sakit Sumber Kasih, akan dimanfaatkan sebagai pusat aktivitas kuliner dan kopi pada malam hari.

Baca Juga  Musrenbang Kecamatan Habinsaran Bahas Prioritas Pembangunan 2027, Dihadiri 200 Peserta

Efendi Edo menjelaskan, para penjual takjil dapat berjualan mulai menjelang waktu berbuka puasa hingga sebelum salat tarawih. Setelah itu, kawasan tersebut akan dilanjutkan dengan aktivitas penjualan kopi dan kuliner malam hingga menjelang waktu sahur.

Ia berharap kegiatan tersebut dapat menjadi ikon baru bagi anak-anak muda Kota Cirebon selama bulan Ramadan, sekaligus menggerakkan perekonomian pelaku UMKM.

“Ini momen penting. Saya ingin menjadikan Jalan Siliwangi sebagai ikon baru selama Ramadan, tempat anak-anak muda berkumpul, menikmati kopi, dan beraktivitas secara positif,” ujarnya.

Namun demikian, Wali Kota menegaskan bahwa seluruh pedagang yang berjualan di kawasan tersebut harus menjaga kebersihan. Sebelum dan setelah berjualan, area jalan harus dipastikan tetap bersih sehingga kenyamanan masyarakat tetap terjaga.(Bam)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *