Polda Sumut Lakukan Tahapan Revitalisasi Dua Jembatan Gantung di Tapsel dan Paluta

Berita1 Views

Polda Sumut Lakukan Tahapan Revitalisasi Dua Jembatan Gantung di Tapsel dan Paluta

Tapsel,// BNSTV

Polda Sumatera Utara melalui Satuan Brimob mulai melaksanakan tahapan revitalisasi perbaikan dua jembatan gantung yang mengalami kerusakan di Desa Batu Hula, Kecamatan Batang Toru, Kabupaten Tapanuli Selatan (Tapsel) dan Desa Sibabangunan, Kecamatan Padang Bolak, Kabupaten Padang Lawas Utara (Paluta), Selasa (10/3/2026).

Kegiatan tersebut melibatkan dua SST personel Satbrimob Polda Sumut di bawah arahan Dansat Brimob Polda Sumut Kombes Pol Rantau Isnur Eka, S.I.K., M.M., M.H., M.Han. Turut hadir Danyon C Kompol Zaenal Muhlisin bersama para pejabat utama jajaran Batalyon C.

Revitalisasi ini diawali dengan patroli dan pengecekan fasilitas umum oleh Satbrimob Polda Sumut setelah menerima informasi dari masyarakat terkait kondisi dua jembatan gantung yang rusak dan mengganggu aktivitas warga.

Jembatan pertama berada di Desa Batu Hula, Kecamatan Batang Toru, Kabupaten Tapanuli Selatan. Jembatan tersebut dibangun pada tahun 2009 menggunakan material besi, pasir, batu, semen dan kayu dengan ukuran panjang sekitar 60 meter, lebar 2 meter dan tinggi sekitar 7 meter dari permukaan sungai. Jembatan ini menjadi akses utama masyarakat menuju areal persawahan di kawasan Si Kuakua.

Namun, jembatan tersebut mengalami kerusakan akibat banjir yang terjadi pada 25 November 2025 sehingga menghambat aktivitas masyarakat, khususnya para petani yang setiap hari melintas menuju lahan pertanian.

Sementara itu, jembatan gantung di Desa Sibabangunan, Kecamatan Padang Bolak, Kabupaten Padang Lawas Utara memiliki panjang sekitar 90 meter, lebar 1,5 meter dan tinggi sekitar 25 meter dari sungai. Jembatan yang awalnya dibangun pada tahun 1980 dan sempat diperbaiki pada tahun 2022 itu merupakan jalur utama penghubung Desa Sibabangunan dengan Kampung Banjir.

Baca Juga  Pra Tugas Bintara Remaja, Polda Sumut Bekali Psikologi Untuk Mendukung Polri Presisi

Kerusakan pada jembatan tersebut terjadi pada Juni 2024 akibat meningkatnya volume air sungai saat curah hujan tinggi serta kondisi konstruksi yang mulai rapuh sehingga mengganggu mobilitas warga dan aktivitas pertanian di wilayah tersebut.

Dalam tahapan awal revitalisasi, Satbrimob Polda Sumut sebagai pelaksana lapangan melakukan sejumlah langkah persiapan. Salah satunya dengan melaksanakan sosialisasi kepada masyarakat pengguna jembatan di Desa Batu Hula dan Desa Sibabangunan guna mendukung proses revitalisasi atau perbaikan jembatan.

Dalam sosialisasi tersebut, personel Satbrimob mengimbau masyarakat untuk tidak menggunakan jembatan yang rusak sebagai jalur alternatif karena dapat membahayakan keselamatan. Selain itu, masyarakat juga diberi pemahaman bahwa proses perbaikan jembatan akan segera dilaksanakan guna memulihkan akses utama warga.

Satbrimob Polda Sumut juga melakukan sosialisasi terkait pembangunan posko yang akan difungsikan sebagai sarana akomodasi bagi personel sekaligus tempat pelayanan selama proses pengerjaan revitalisasi jembatan berlangsung.

Sebagai bentuk kebersamaan dan dukungan masyarakat, Satbrimob Polda Sumut bersama tokoh masyarakat dan warga sekitar turut melaksanakan kegiatan buka puasa bersama yang dilanjutkan dengan doa bersama. Kegiatan tersebut digelar untuk memohon kelancaran serta keselamatan dalam pelaksanaan revitalisasi perbaikan jembatan yang dijadwalkan mulai dikerjakan pada hari berikutnya.

Dansat Brimob Polda Sumut Kombes Pol Rantau Isnur Eka mengatakan, keterlibatan Brimob dalam revitalisasi jembatan ini merupakan bagian dari pengabdian Polri kepada masyarakat, khususnya dalam membantu mengatasi kendala akses yang berdampak langsung pada aktivitas ekonomi warga.

“Melalui kegiatan ini kami berharap akses masyarakat, khususnya para petani yang bergantung pada jalur tersebut, dapat kembali normal sehingga aktivitas mereka dapat berjalan lancar dan aman,” ujarnya.

Sementara itu, Kabid Humas Polda Sumut Kombes Pol Ferry Walintukan menyampaikan bahwa langkah yang dilakukan Satbrimob Polda Sumut merupakan wujud nyata kehadiran Polri di tengah masyarakat.

Baca Juga  Kapolres Oloan Siahaan Hadapi Situasi Overmacht Saat Tawuran Kelompok di Wilayahnya

“Polri tidak hanya hadir dalam menjaga keamanan dan ketertiban, tetapi juga berupaya memberikan solusi terhadap persoalan yang dihadapi masyarakat. Revitalisasi jembatan ini menjadi bentuk kepedulian Polda Sumut dalam membantu memulihkan akses vital warga yang sangat penting bagi aktivitas pertanian dan perekonomian masyarakat,” kata Ferry.

Ia menambahkan, kegiatan tersebut juga mendapat apresiasi dan dukungan penuh dari masyarakat setempat yang berharap revitalisasi jembatan dapat segera selesai sehingga akses utama warga dapat kembali digunakan dengan aman.
(sut/L).

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *